Teknik Elektrikal

1. Pengertian Kuat Arus Listrik

Listrik pertama kali tercatat di alam lebih dari empat ribu tahun yang lalu, sebagaimana dibuktikan dalam tulisan-tulisan Yunani dan Mesir kuno. William Gilbert, pada tahun 1600, pertama kali mendokumentasikan-

bahwa menggosok bulu terhadap sepotong ambar menimbulkan reaksi. Pada abad ke-18, Ben Franklin mungkin menjadi orang pertama yang menemukan hubungan antara petir dan listrik. Itu tidak sampai 1879 kemudian Thomas Edison menemukan bola lampu listrik.

Arus listrik adalah pengukuran aliran listrik ini. Para peneliti mulai menyadari ada perbedaan dalam jumlah listrik yang hadir dan mulai untuk merujuk pada aliran listrik sebagai arus. Sama seperti kekuatan sungai yang ditentukan oleh jumlah air, arus listrik ditentukan oleh jumlah elektron yang ada.

Arus listrik adalah aliran muatan listrik setiap selang waktu tertentu. Dalam suatu penghantar, muatan yang mengalir adalah elektron- elektron yang bebas bergerak. Proses aliran arus listrik mirip dengan aliran panas dari suatu benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu lebih rendah. Aliran panas akan berhenti setelah kedua suhu benda tersebut sama (setimbang termal). Dalam aliran listrik juga demikian, jika kedua titik telah memiliki tegangan sama, aliran muatan akan berhenti.

Arah pergerakan elektron berlawanan dengan arah arus listrik, perhatikan Gambar 1. Dalam sebuah penghantar sesungguhnya pembawa muatan listrik adalah elektron. Walaupun demikian, telah disepakati bahwa arah arus listrik berlawanan dengan arah gerak elektron. Muatan listrik hanya akan mengalir dalam rangkaian tertutup. Pada rangkaian tertutup seperti pada Gambar 2, akan terjadi beda potensial antara kedua ujung penghantar. Beda potensial inilah yang menyebabkan muatan listrik mengalir (terjadi arus listrik).

Arah arus I dan arah elektron e berlawanan arah
Arah Arus Listrik

Arah arus listrik dengan arah muatan yang bergerak

Arah arus listrik akan mengalir pada rangkaian tertutup seperti berikut


arus dalam rangkaian tertutup

Definisi Kuat Arus Listrik

Kuat arus listrik (I) didefìnisikan sebagai banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu penghantar setiap satu satuan waktu. Secara matermatis, dituliskan sebagai berikut.

I = q/t

dengan: I = kuat arus listri (A)

q = muatan listrik (Q)

t = selang waktu (s)

Amperemeter adalah alat yang umum digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Volt, Ampere, Watt, apa artinya? Ketiga istilah bersama-sama memberitahu Anda berapa banyak arus listrik yang dibutuhkan atau tersedia dalam perangkat apapun. Setiap alat yang dioperasikan oleh listrik (termasuk baterai ) akan memiliki label yang menunjukkan jumlah arus yang tersedia. Anda harus tahu dua dari tiga nilai untuk menentukan nilai yang ketiga. Ampere adalah yang paling berbahaya bagi manusia karena mereka adalah “bobot” dari daya.
Fakta Arus Listrik

Thomas Edison
Thomas Edison adalah seorang penemu Amerika yang merevolusi penggunaan arus searah, yang merupakan satu-satunya arus yang digunakan kembali kemudian. Perusahaan Edison membangun salah satu pembangkit listrik pertama, dan menjadi pembangun utama dunia sistem arus searah.

Nikola Tesla
Nikola Tesla adalah seorang Kroasia yang pada tahun kemudian menjadi warga negara Amerika. Ia membangun motor dan dinamo AC yang pertama. Sebagai seorang anak, ia bermimpi untuk memanfaatkan energi dari air terjun Niagara. Pada awal 30-an ia mempunyai ide dari motor AC, dan membangun sebuah prototipe mentah. Ia menjadi pekerja di divisi Eropa Thomas Edison tapi datang ke Amerika Serikat untuk bekerja secara langsung untuknya. Dia berharap untuk membujuk Edison untuk mengadopsi visinya.

Arus listrik adalah jenis sumber energi yang dapat menjadi kekuatan untuk berbagai macam mesin. Arus listrik memainkan peran besar dalam kehidupan sehari-hari dan rumah tangga Amerika rata-rata mengkonsumsi 936 kilowatt jam.

Sumber sekunder
Listrik adalah sumber energi sekunder yang berasal dari berbagai sumber energi lain seperti fisi nuklir atau pembakaran minyak.

Kegunaan
Listrik digunakan untuk daya berbagai macam perangkat listrik yang berkisar dari jam listrik sampai gelombang mikro ke komputer.

Arus
Arus adalah muatan listrik dalam gerakan. Muatan listrik yang paling sering bergerak melalui kabel, yang bertindak sebagai konduktor yang efektif untuk arus listrik.

Jenis
Arus listrik dibagi menjadi arus searah dan bolak-balik. Arus yang berasal dari sumber bahan bakar seperti arus baterai adalah arus searah, sedangkan arus yang datang langsung dari pembangkit listrik adalah arus bolak-balik.

 

2. Panel LVMDP

LVMDP Dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan nama PUTR atau Panel Utama Tegangan Rendah

Merupakan induk kendali atau pusat kendali power dalam satu bangunan, baik bangunan tersebut berupa perkantoran, pergudangan, apartement, hotel, pabrik, ataupun tempat tinggal. Disebut pusat kendali power karena sebelum power / tenaga listrik didistribusikan pada setiap pemakaian, power akan diolah dan dikontrol dari induk power atau lebih dikenal dengan nama Panel ( LVMDP atau PUTR ).
Sumber tenaga yang dipergunakan, biasanya dari PLN, Diesel/ Genset, atau keduanya dan dapat dipergunaka secara bergantian, bersamaan secara terpisah, atau bersamaan secara Parallel/menjadi satu, Pengendalian pada Pusat Kendali ini, bisa dioperasikan dengan cara Manual oleh Operator, atau Automatis dengan kontrol dari dalam panel itu sendiri, atau dengan Building Automatic System ( BAS ) yang kini banyak dipergunakan.
Terletak dalam ruangan tersendiri dan terpisah dari ruang panel distribusi yang lain, berdiri sendiri atau menjadi satu dengan Trafo atau sumber power dari PLN, atau menjadi satu ruang dengan Genset. Berfungsi sebagai sumber power utama, panel ini akan mempermudah perdistri-busian power ke pemakaian-pemakaian melewati Panel Distribusi per bagian, mempermudah pengecheckan pemakaian daya secara keseluruhan, juga pengecheckan daya pada bagian-bagian yang didistribisikan, dan sebagai pengaman tingkat ahkir jika terjadi gangguan atau masalah pada panel-panel dalam pemakaian.
Panel ini akan sangat mudah dibedakan dari panel-panel yang lain karena memang mempunyai nama dengan kata UTAMA ( MAINS ) dan mempunyai bentuk fisik yang lebih besar dari panel-panel yang lain. Akan tetapi yang paling mudah untuk dikenali adalah, bahwa sumber power yang masuk dalam panel ini adalah langsung dari penghasil power itu sendiri. Yaitu dari Trafo/PLN atau dari Genset dan bukan dari panel lain. Jadi yang disebut LVMDP atau PUTR, adalah panel yang mendapatkan sumber powernya langsung dari penghasil power itu sendiri. Baik dari Trafo PLN atau Genset yang bekerja sendiri, atau dari Genset yang kerja Parallel / Synchron atau dari 2 ( dua ) sumber tersebut, Kategori dan jenis panel ini sangat banyak, terutama jika dilihat dari nama dan fungsinya, antara lain :

a. LVMDP / LVMDB / PUTR / MDP / MDB / Panel Utama
Yang banyak dipergunakan dengan sistem yang hampir sama, yaitu bahwa panel ini terdiri dari 2 ( dua ) sumber power ( PLN & Genset ) dengan sistem bergantian, dengan maksud bahwa sumber power akan diprioritaskan dengan sumber dari PLN dan sumber dari Genset akan dipergunakan hanya jika sumber power dari PLN mengalami suatu masalah atau padam. Atau hanya dari satu sumber power saja, baik itu dari PLN ataupun dari Genset.
Dalam panel ini tidak ada pengendalian terhadap Genset ataupun Trafo PLN. Tetapi hanya akan mendistribusikan power jika power telah siap untuk didistribusikan dan pengoperasian panel ini bisa hanya dengan sistem Manual saja atau Manual maupun Automatis.

b. PANEL – ATS ( Auto Transfer Switch )
Kalau dalam panel ini, sumber utamanya pasti dari 2 ( dua ) sumber, yaitu dari sumber power PLN dan dari power Genset. Dengan pemakaian sistem yang sama dengan panel LVMDP, akan tetapi dalam panel ini tidak ada pemakaian sistem pengendalian secara manual langsung. Atau semua komponent utama dalam panel ini, dapat ikendalikan secara AUTO. Dalam panel ini juga tidak ada pengendalian terhadap Genset ataupun Trafo PLN. Tetapi hanya akan mendistribusikan power jika power telah siap untuk didistribusikan.

c. PANEL – ATS / AMF ( Auto Transfer Switch / Automatic Mains Failure )
Dalam panel ini sama seperti pada item b, hanya saja panel ini dilengkapi dengan pengendalian terhadap power dari Genset. Artinya panel ini akan mengontrol kerja Genset ( start – running – stop ), sehingga pemakaian power dari genset dapat disetting sesuai dengan kebutuhan power yang diharapkan.

d. PKG ( Panel Kontrol Genset ) /P – AMF ( Automatic Mains Failure )
Dalam panel utama ini, sumber power yang dipergunakan hanya sumber power dari Genset saja. Dan panel utamanya menjadi satu dengan Panel Kontrol Genset. Dapat dioperasikan secara Manual ataupun Automatis.